Rancang Bangun Chatbot Budaya Berbasis Web Menggunakan Platform No-Code dengan Pendekatan User Centered Design
DOI:
https://doi.org/10.57093/jisti.v8i2.343Kata Kunci:
Chatbot;, Budaya Gorontalo, User Centered Design, Platform No-Code, SUSAbstrak
Penelitian ini berangkat dari kebutuhan akan media digital yang ramah pengguna untuk mengenalkan budaya Gorontalo kepada kaum muda dan wisatawan. Studi ini merancang dan membangun prototipe chatbot budaya berbasis web (Maleo) menggunakan platform Smojo dengan pendekatan User-Centered Design (UCD). Metode penelitian mengikuti siklus UCD: memahami konteks penggunaan melalui survei ekspektasi, merumuskan kebutuhan fungsional dan nonfungsional, memodelkan interaksi dengan diagram use case dan diagram activity, membangun prototipe pada Smojo, serta mengevaluasi kegunaan menggunakan System Usability Scale (SUS). Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan uji coba terbatas pada pengguna sasaran (kaum muda lokal dan wisatawan yang pernah berkunjung ke Gorontalo). Hasil menunjukkan skor SUS rata-rata 80,0 (rentang 62,5–100; simpangan baku ≈ 12,27) yang mengindikasikan usability pada kategori excellent: navigasi jelas, hambatan interaksi rendah, dan niat pakai ulang positif. Simpulan penelitian menegaskan bahwa rancang bangun berbasis UCD pada platform no-code efektif menghasilkan antarmuka informatif dan mudah dipelajari untuk konteks budaya lokal. Implikasinya, pengembangan lanjutan disarankan mencakup penyempurnaan onboarding, standardisasi konten dan interoperabilitas (API), evaluasi multi-metrik di luar SUS, serta penyediaan dashboard analitik untuk pemangku kepentingan agar dampak edukatif dan promosi budaya dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
JISTI